Kemboja di halaman rumah

kemboja yang kesepian di halaman rumah

Bunga Kemboja di halaman rumah saya ini (hampir) tidak mengalami perubahan sejak awal saya tanam. Memang ada perbedaan ketika tumbuh hingga pada bentuknya yang sekarang. Namun setelah itu tidak ada penambahan tinggi ataupun cabang. Seingat saya berbunga setahun sekali. Tanaman di sekitarnya tumbuh subur tanpa hambatan. Saya kadang iri melihat bunga kemboja di halaman rumah tetangga, atau yang saya lihat gambarnya di internet. Saya sendiri belum melakukan usaha apapun untuk melakukan perubahan :D Cenderung menerima saja, mungkin memang begitu saja yang bisa saya nikmati dari bunga kemboja yang satu ini. Tetap bersukur bahwa masih bisa menikmati bunganya, dan kesendiriannya, apa adanya.

Halaman hijau untuk rumah kecil

Meskipun rumah saya berukuran kecil (tipe 29), saya bersyukur bahwa kami memiliki halaman yang lumayan, sekitar 25 meter persegi. Cukup luas sebagai tempat bermain anak-anak, tapi sebenarnya masih kurang leluasa untuk berkebun dengan berbagai tanaman buah. Tipe rumah saya aslinya hanya memiliki lahan 72 meter persegi. Karenanya, kami memilih kavling di sudut (hook), untuk mendapatkan tambahan lahan. Saya sengaja membiarkan halaman terbuka, tanpa kanopi (awning). Halaman rumah saya dominan dengan tanaman rumput gajah mini, dekat dengan pagar di bagian pinggir saya tanami bambu cina. Di sudut kanan ada mangga apel, yang katanya penampilan buahnya sangat menggiurkan tapi rasanya asam sepat luar biasa. Lalu di sudut kiri ada pohon cempaka dan jambu air mengapit bak sampah. Agak ke tengah di depan jendela ada sebuah pohon kenanga dan tiga pohon jeruk beda-beda jenis (purut, limau, nipis), dan sekumpulan miyana (lihat juga gambar-gambar di tulisan tentang biopori).

Baca lebih lanjut

Kisah Setangkai Mawar Merah Dalam Tiga Hari

Hari ke-1

Mawar Merah hari Ke-1 (a) Mawar Merah hari Ke-1 (b)

Hari ke-2

Mawar Merah hari Ke-2 (a) Mawar Merah hari Ke-2 (b)

Hari ke-3

Mawar Merah hari Ke-3 (a) Mawar Merah hari Ke-3 (b)