/regex/is a friend

Regular expression — regexp or regex for short — is actually part of daily work with computer, whether you realize it or not. It’s more common knowledge in programming languages or system administration tasks with Unix/Linux system. However, even technical people sometimes find themselves intimidated by regex at some extent.

I was recently involved in a little discussion about regex in an all-things-discussed typical mailing list of Kampung Gajah aka ID-Gmail. While some members found the regex syntaxes more like garbled text but like the output produced by regex, to me regex is a very helpful and powerful tool, and fun to work with. In short, regex is actually a friend.

But no, I’m not writing to discuss about regex in technical. It just came at the same time that I remembered a nice song from Lenka called Trouble is a Friend. I couldn’t help but reintrepreting the lyric to reflect my thought about regex. So here is my version of the song. Enjoy!

Baca lebih lanjut

Surat untuk Aburizal Bakrie

Piala AFF sudah berlalu, dan selamat untuk Malaysia sebagai juara. Namun, saya, seperti juga kebanyakan masyarakat Indonesia sangat bangga dan menghormati semangat dan daya juang para pemain tim nasional di lapangan. Apalagi mereka memenangkan pertandingan final leg ke-2 ini dengan skor 2-1 tanggal 29 Desember 2010 di Stadion Gelora Bung Karno. Memang tak cukup untuk merengkuh juara karena kalah agregat 2-4 setelah kalah 0-3 di final leg ke-1 di Malaysia 26 Desember 2010.

Yang masih jelas tersisa adalah kekesalan masyarakat atas cara-cara PSSI menangani timnas dan politisasi dari berbagai pihak. Tidak heran selama berhari-hari tuntuan supaya Nurdin Halid, ketua PSSI, turun sangat menggema. Hal yang sebenarnya sudah diinginkan sejak bertahun-tahun. Bahkan tagar #NurdinTurun sempat menjadi trending topic di Twitter.com.

Pagi ini di mailing list Kampung Gajah (id-gmail@googlegroups.com) saya membaca sebuah email yang mengutip komentar di forum Tempo Interaktif. Sangat mendalam, sangat mengena, mewakili sentimen masyarakat atas politisasi atas timnas. Dan saya kutip seluruhnya di bawah ini beserta tangkapan layarnya.

Baca lebih lanjut

Programming is like sex

Started with a oneliner quote in one normal conversation in Kampung Gajah mailing list, it then emerged into a number of variations contributed and shared by the members of the community. Enjoy!

  • programming is like sex, one mistake and you’re providing support for a lifetime.
  • programming is like sex, everyone loves it??
  • programming is like sex; you’re either too young or too old to enjoy it.
  • programming is like sex, never do it for free
  • Programming is like sex, it’s better in the silent night
  • Programming is like sex, ideas just come like morning glory Baca lebih lanjut

Kacamata jadi kaos kaki

Pada suatu perjalanan pulang ke Bogor lewat UKI, saya tertarik melihat kacamata kecil di salah satu lapak. Saya ingin membelikan buat anak-anak dan keponakan saya, jadi saya butuh 3.

Saya: Berapaan nih kacamatanya, Bu?
Ibu: 5000, Mas.
Saya: 10000 tiga ya, Bu?
Ibu: Ya nggak bisa dong, 5000 satunya (agak sewot)
Saya: Bisa kali, Bu, saya ambil tiga nih
Ibu: Yang 10000 tiga mah kaos kaki! (sembari cemberut, sedikit nyolot)

Dengan berat hati saya pindah ke lapak sebelah dan membeli kaos kaki tiga pasang seharga Rp10.000,00, lalu melanjutkan perjalanan.

Powered by ScribeFire.

Pesta Blogger 2008: Semoga bukan sekedar pesta

Pesta Blogger 2008

Empat atau lima hari yang lalu, saya mendapatkan email konfirmasi pendaftaran Pesta Blogger 2008 (PB08) yang akan dilaksanakan tanggal 22 November 2008. Ya, pendaftaran PB08 memang telah dibuka sejak 28 Oktober 2008 (tapi kok tautannya 2007 ya) bertepatan dengan hari Selasa, eh maksudnya sih Hari Sumpah Pemuda, yang meski bertepatan saya tidak yakin ada hubungannya :D Saya telah mengirim jawaban balik seperti yang disyaratkan, jadi saya sudah resmi terdaftar sebagai peserta, tinggal bawa badan yang tentunya harus dibungkus dengan apa yang disebut pakaian. Eh, tidak cuma itu, tentu saja harus membayar juga uang kontribusi, baru boleh masuk. Email konfirmasi yang saya maksud isinya sebagai berikut,

from    D****** <d******@maverick.co.id>
to    pestablogger08@gmail.com
date    Wed, Oct 29, 2008 at 2:35 PM
subject    Konfirmasi Registrasi Pesta Blogger 2008

Selamat! Anda telah terdaftar sebagai peserta Pesta Blogger 2008. Untuk memastikan kehadiran Anda silahkan kirimkan email kosong ke pestablogger08@gmail.com dengan subject ‘Saya Hadir di PB 08!’. Tetap ikuti informasi terbaru di http://www.pestablogger.com. Untuk kontribusi Rp 50.000 dapat diberikan langsung di meja yang telah disediakan di pintu masuk ketika memasuki Auditorium BPPT pada hari penyelenggaraan Pesta Blogger 2008. Terima kasih, sampai jumpa di Pesta Blogger 2008!

Baca lebih lanjut

Martabak mi instan

Ini adalah variasi olahan mi instan, biasanya yang paling mudah dibuat adalah mi rebus atau mi goreng. Saya juga tidak mengerti kenapa diberi nama martabak. Nama lain yang biasa diberikan adalah pizza mi, yang buat saya lebih masuk akal karena bentuk penyajiannya yang memang mirip. Saya lupa awalnya kapan dan dimana mulai membuatnya, tapi sudah cukup lama, lebih dari lima tahun yang lalu.

Lalu bagaimana membuat martabak mi atau pizza mi ini? Sederhana saja, yang penting siapkan saja bahan-bahannya: satu bungkus mi instan (dua juga boleh), satu butir telor ayam, air secukupnya untuk merebus, dan minyak goreng secukupnya.

Baca lebih lanjut

Halaman hijau untuk rumah kecil

Meskipun rumah saya berukuran kecil (tipe 29), saya bersyukur bahwa kami memiliki halaman yang lumayan, sekitar 25 meter persegi. Cukup luas sebagai tempat bermain anak-anak, tapi sebenarnya masih kurang leluasa untuk berkebun dengan berbagai tanaman buah. Tipe rumah saya aslinya hanya memiliki lahan 72 meter persegi. Karenanya, kami memilih kavling di sudut (hook), untuk mendapatkan tambahan lahan. Saya sengaja membiarkan halaman terbuka, tanpa kanopi (awning). Halaman rumah saya dominan dengan tanaman rumput gajah mini, dekat dengan pagar di bagian pinggir saya tanami bambu cina. Di sudut kanan ada mangga apel, yang katanya penampilan buahnya sangat menggiurkan tapi rasanya asam sepat luar biasa. Lalu di sudut kiri ada pohon cempaka dan jambu air mengapit bak sampah. Agak ke tengah di depan jendela ada sebuah pohon kenanga dan tiga pohon jeruk beda-beda jenis (purut, limau, nipis), dan sekumpulan miyana (lihat juga gambar-gambar di tulisan tentang biopori).

Baca lebih lanjut